google-site-verification: googlef5bfa2421d00dca0.html AULIA ADVERTISING

Minggu, 02 Februari 2014

Syarat Pendaftaran Haji Secara Umum Departemen Agama

Tata Cara Mendaftar Naik Haji Tahun 2014

Cara Mendaftar Naik Haji Tahun 2014. Pertama adalah tahap pendaftaran, dengan cara membuka pendaftaran Tabungan Haji ke Bank Yang Telah ditunjuk Pemerintah, Bank Syariah atau Bank konvensional. Atau bank yang menyedikan fasilitas tabung haji. Setelah itu, membuka tabungan haji sebesar Rp 30 Juta minimal saldo untuk mendapatkan porsi/kouta nomer antrian kapan kita naik haji. Sesudah punya tabungan sebesar Rp 30 juta di bank, baru kita mendaftar ke Departen Agama Setempat dengan membawa syarat-syarat awal untuk buat dokumen haji.
 Dokumen yang perlu disiapkan adalh sebagai berikut:
 . Fotokopi buku tabungan, biasanya 3 rangkap
 . Fotokopi KTP, 3 rangkap . Fotokopi KK, 3 rangkap
 . Fotokopi Surat/Akta Nikah 3 rangkap
 . Fotokopi Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir/Ijazah;, jika diperlukan/dipersiapkan

 Sedikit Saya akan jelaskan yang memang perlu untuk diberikan penjelasan. Untuk memudahkan kita dalam masalah tabungan haji ini, saya sarankan untuk membuka di bank yang cabangnya berdomisili dengan Kandepag, Contoh missal Walikota Tangrang selatan, maka kita buka bank sekita kecamatan kita atau masih satu kabopaten atau wali kota. Tetapi saya lebih sarankan lagi Anda buka tabungan hajinya di bank syariah yang satu kabupaten/wali kota saja. Pastikan bahwa yang difotokopi adalah halaman sampul buku tabungan, halaman pertama yang memuat nama dan keterangan kita, serta halaman yang menerangkan saldo terakhir kita. Walaupun di prosedurnya tidak diterangkan halaman berapa yang harus kita fotokopi tapi kita fotokopi saja yang saya terangkan di atas tadi. dokumen yang harus Kita bawa untuk membuka tabungan haji adalah cukup fotokopi KTP saja. Setelah mengisi formulir pendaftaran yang diberikan petugas, Kita biasanya langsung disuruh petugas Untuk dipoto untuk membayar biaya foto sebesar Rp 90.000,00 dan setelahnya pergi ke ruangan pemotretan. Setelah Pendaftaran Pergi haji kekandepak walikota tangsel, kita kembali lagi ke Bank untuk Pendownloads saldo tabungan haji kita, untuk dapat porsi atau kouta haji atau (SPPH) . Dan kemudian balik lagi ke petugas Kandepak untuk menyerahkan berkasnya dan diperiksa berkas kelengkapan kita. Berkas kita akan dicek kembali oleh petugas dan kita disuruh menyerahkan foto ukuran 4×6 yang tadi kita terima jika haji mandiri. Lalu mengembalikan dua rangkap SPPH kepada kita untuk diserahkan kepada bank dan satunya untuk kita arsipkan sendiri. Saya baru pergi dari Kandepag walikota. Cara termudah setelah mendapat porsi atau kouta kita pergi ke KBIH ( kelompok bimbingan ibadah Haji), biasanya akan di bantu oleh petugas KBIH tersebut. Selanjutnya kita tinggal tunggu kapan tahun keberangkatan kita, yang nanti kita sudah dihubungi oleh petugas KBIH. Tentunya jika bergabung dengan KBIH tentunya konsekwensinya adalah kena biaya bimbingan yang rata rata KBIH, untuk Tahun 2014 kira-kira Rp 5.juta, untuk dikembalikan juga kejamaah, untuk biaya bimbingan manasik haji 11 teori dan 2 kali praktek, dll.
Informasi ini disaring dan kumpulkan dari KBIH al Hujahidin. Untuk lebih Jelasnya bias dating kekantor KBIH al Mujahidin Pamulang. Jl Siliwangi No 2 Pamulang.

Marketing Management dan Ilmu Manajemen Pemasaran

Marketing management merupakan aspek dalam ilmu pemasaran dimana fokus utamanya adalah penerapan nyata dari teknik-teknik pemasaran dalam kaitannya dengan visi dan misi perusahaan yang menjalankannya. Karena manajemen dalam marketing berkaitan dengan aksi nyata, pelaksanaannya sudah pasti membutuhkan perencanaan yang matang agar strategi yang dilakukan dapat mendatangkan keuntungan untuk jangka panjang. Perencanaan strategis alias strategic planning merupakan bagian dari manajemen pemasaran, dimana perencanaan yang dibuat harus sesuai dengan visi, misi dan filosofi perusahaan serta berada dalam batas kemampuan perusahaan untuk melakukannya (terutama untuk perusahaan kecil, perusahaan yang baru berkembang atau yang menghadap iklim pemasaran yang kurang stabil). Dengan kata lain, perencanaan strategis untuk manajemen pemasaran harus disesuaikan dengan situasi harian yang dihadapi perusahaan dan bukannya keadaan yang paling ideal. Jika anda sebagai pemilik perusahaan berupaya menentukan cara agar perusahaan mendapat untung maksimal, dapat berkembang dan berjalan dengan baik untuk paling tidak 3 hingga 5 tahun ke depan dan bukan hanya untuk 1 atau 2 bulan ke depan saja, berarti anda sudah melakukan perencanaan strategis untuk manajemen pemasaran perusahaan anda. Secara umum, perusahaan di seluruh dunia mengenal dua kategori perencanaan strategis untuk marketing management, yaitu Situation-Target-Proposal dan Draw-See-Think-Plan. Situation-Target-Proposal Tipe perencanaan strategis ini merupakan tipe standar, yaitu tipe yang diterapkan ketika perusahaan anda berada dalam kondisi baik, dengan segala aspek sumber daya dan biaya terpenuhi sesuai dengan kondisi serta ukuran perusahaan. Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang marketing strategy dan manajemen pemasaran silakan KLIK DISINI. Tipe perencanaan strategis ini terdiri dari tahap situation atau evaluasi situasi terkini yang menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan marketing management (Situation), penentuan tujuan akhir dari perencanaan manajemen pemasaran tersebut (Target) dan pembuatan strategi yang terperinci untuk mencapai hasil yang diinginkan (Proposal). Perencanaan strategis tipe ini merupakan tipe ideal yang bisa diterapkan oleh perusahaan mana saja, namun bentuk ini biasanya kurang cocok untuk perusahaan yang menghadapi situasi pemasaran yang sering tidak terduga atau beresiko tinggi. Hal ini karena perusahaan yang baik harus bisa bersiap diri untuk menghadapi berbagai tantangan atau halangan yang mungkin muncul dan dapat mengacaukan rencana manajemen pemasaran yang sudah disusun rapi sejak awal. Oleh karena itu, bentuk perencanaan strategis seperti ini biasanya hanya dijadikan garis besar untuk perencanaan manajemen pemasaran yang lebih rinci. Draw-See-Think-Plan Tipe perencanaan strategis ini lebih terperinci karena melibatkan perhitungan akan situasi yang kurang ideal yang menghalangi pencapaian target dari marketing management perusahaan anda. Sebagai contoh, jika anda memiliki perusahaan katering yang membidik profesional muda dan pekerja kantor namun tidak mendapat banyak keuntungan padahal ada banyak kantor di dekat lokasi perusahaan katering anda, situasi yang tidak ideal ini harus dimasukkan ke dalam skema perencanaan strategis untuk manajemen pemasaran. Dalam tipe perencanaan ini, anda harus membuat skema target ideal perusahaan anda (Draw), menganalisis kondisi tidak ideal yang membuat perusahaan anda tidak bisa mencapai kondisi ideal tersebut (See), rencana aksi spesifik untuk menjembatani kondisi ideal dan tidak ideal tersebut (Think), serta sumber daya yang dibutuhkan agar rencana tersebut berjalan dengan baik (Plan). Tipe perencanaan strategis ini sangat baik diterapkan dalam manajemen pemasaran jika anda merasa bahwa perusahaan anda berada dalam kondisi yang cukup sulit, menghadapi banyak persaingan, berada dalam iklim pemasaran yang bergejolak atau baru berkembang sehingga belum memiliki cukup dana, sumber daya dan kemampuan dalam bersaing. - See more at: http://rajapresentasi.com/2013/01/marketing-management-dan-ilmu-manajemen-pemasaran-kunci-sukses-bisnis/#sthash.JRbT1gmW.dpuf