google-site-verification: googlef5bfa2421d00dca0.html AULIA ADVERTISING

Minggu, 08 Februari 2015

Cara Memasang Iklan Di Facebook Secara Gratis

Siapa yang tidak tahu facebook, hampir semua orang tahu bahkan semua orang memiliki akun facebook. Tetapi tidak semua orang tahu cara memasang iklan di facebook secara gratis. Apa sebenarnya fungsi facebook dan apakah kita sudah menggunakan dan memanfaatkan facebook dengan sebaik-baiknya. Kita melihat semua orang menggunakan facebook untuk melakukan update status, ya memang untuk itu facebook anda.
Tetapi bagi sebagian orang yang memiliki visi ke depan, facebook merupakan sebuah media yang menjadi salah satu alat terbaik untuk meningkatkan nilai penjualan. Di facebook ada jutaan orang setiap harinya dan itu adalah pasar yang sangat besar. Pernahkan membayangkan jika saja kita mengiklankan produk ke pengunjung facebook berapa kira-kira keuntungan yang di dapat bila sebagian dari mereka membeli produk yang dijual melalui online.
Peluangnya sangat besar, oleh karena itu bila ingin memanfaatkan facebook untuk berbisnis maka sudah seharusnyalah mengetahui cara mempromosikan atau cara memasang iklan di facebook.

Cara Memasang Iklan Di Facebook Secara Gratis

Memangnya pasang di facebook gratis? Jawabanya Tidak! Memasang iklan di facebook itu sama sekali tidak gratis, akan tetapi karena audien facebook itu jumlah berjuta-juta orang, maka nilai konversinya bisa berlipat-lipat. Hasil penjualan produk yang diiklankan melalui facebook bisa berlipat-lipat dari harga iklan itu sendiri. Oleh karena itu bila cara memasang iklan di facebook benar maka nilai konversinya bisa berlipat-lipat.
Dengan memasang iklan di facebook, Anda dapat memilih target audience iklan Anda berdasarkan usia, gender, lokasi, dan masih banyak lagi.. Tapi yang terpenting adalah kita bisa memilih interest atau minat mereka, sehingga audiennya menjadi lebih spesifik.
Lalu Bagaimanakah Cara Memasang Iklan Di Facebook Yang Benar
Facebook Ads adalah sebuah fitur yang diberikan oleh social media facebook kepada para penggunanya di mana mereka bisa mengiklankan Fan Page (halaman bisnis kita di facebook), status, album photo kita, kepada para pengguna lainnya di SELURUH DUNIA!
Lalu apakah fungsi dan manfaat beriklan di facebook. Perlu diingat facebook ada lebih dari 1 MILYAR orang di seluruh dunia aktif menggunakan Facebook. Di Indonesia sendiri ada lebih dari 60 JUTA orang aktif menggunakan facebook setiap bulannya. Dengan kata lain, lebih dari seperempat penduduk Indonesia mengakses facebook setiap bulannya. Ini membuat Facebook menjadi tempat yang sangat efektif untuk mempromosikan produk Anda dengan tepat sasaran.
Dengan jumlah pengguna yang segitu besar, maka bukankah itu adalah pasar yang besar yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Berikut adalah beberapa keuntungan beriklan di facebook dan untuk siapa saja iklan facebook ini ada.
1. Bagi anda yang  ingin mempromosikan produk dengan MURAH dan TERTARGET
2. Bagi Para pelaku UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya
3. Bagi anda para pebisnis affiliasi, ini sangat cocok mentarget market luar maupun lokal
4. Bagi Anda pelaku online shop, bagus untuk mendatangkan pengunjung ke website anda
5. Bagi anda yang ingin meningkatkan Branding sebagai Motivator, Pembicara, dan para Profesional di internet
Untuk memastikan iklan tampil di facebok maka kita wajib mengethui cara memasang iklan di facebook secara benar. Untuk itu anda perlu belajar banyak tentang bagaimana cara memasang iklan di facebook secara gratis ini.
Alat dan Panduan Untuk Memasang Iklan Di Facebook Dengan Benar dan Tertarget
Berikut dibawah ini adalah beberapa alat dan panduan cara memasang iklan di facebook dengan benar.
Biro Iklan Aulia Advertising Http://aulia_advertising.blogspot.com
Jl. H. Rean Perum Pamulang Regency Blok B 1 No 15 Benda Baru Pamulang Tangerang Selatan, 15417 Telp 021 3335 4997, 0813 8468 1151

Sabtu, 07 Februari 2015

KOPASKA IN ACTION - INDONESIAN NAVY SEAL



Biro Iklan Aulia Advertising Http://aulia_advertising.blogspot.com
Jl. H. Rean Perum Pamulang Regency Blok B 1 No 15 Benda Baru Pamulang Tangerang Selatan, 15417 Telp 021 3335 4997, 9347 6893, 0813 8468 1151




Berita : Wali Kota Muslim di Kanada Raih Penghargaan Wali Kota Terbaik Dunia

WALI Kota Calgari-Kanada, Naheed Nenshi terpilih sebagai Wali Kota Terbaik di Dunia. Wali kota Muslim pertama di Kanada itu mengalahkan 29 nominasi Wali Kota terbaik dunia lainnya di ajang 2014 World Mayor Prize.
“Penghargaan yang tidak disangka-sangka dari Proyek Wali Kota Dunia. Terima kasih kepada warga Calgary dan warga seluruh dunia yang telah memilih saya untuk mendapatkan penghargaan ini,” kata Nenshi seperti dilansir onislam.net Kamis, (5/2/2015).
Nenshi merupakan wali kota Muslim pertama di Kanada. Pria kelahiran Toronto, besar di Calgari, dan orangtua asal Tanzania ini adalah lulusan Harvard University.
Nenshi menjadi wali kota di Kanada pertama yang meraih penghargaan tersebut. Gelar wali kota terbaik dunia kedua diraih Daniël Termont (Wali Kota Ghent Belgia) dan Tri Rismaharini alias Risma (Wali Kota Surabaya Indonesia) di peringkat tiga.
Nenshi menjadi wali kota di Kanada pertama yang meraih penghargaan tersebut. Gelar wali kota terbaik dunia kedua diraih Daniël Termont (Wali Kota Ghent...
islampos.com|Oleh islampos

Iklan Cong Ad Tahun Baru Imlek 2015



Kepada Yth,

Pelanggan Kompas

Di tempat, 


Dengan hormat,

Terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu mempergunakan Kompas sebagai media berpromosi bagi perusahaan Bapak dan Ibu. Pada kesempatan kali ini kami ingin menawarkan alternatif beriklan yaitu iklan Cong Ad Tahun Baru Imlek 2015 yang akan terbit dihalaman Kompas Klasika dengan periode tayang 17 sampai dengan 24 Februari 2015. Dimana produk tersebut diharapkan dapat menjadi sarana mengucapkan sukacita kemeriahan Tahun Baru Imlek. 
Syarat umum pemasangan iklan cong ini :
 Tanggal terbit ditentukan oleh pihak kompas
 Pada frame ukuran A, B, C, dan frame Besar (bingkai dari Kompas), layout dikerjakan oleh tim Desain Grafis Kompas, dan sifatnya non-approval
 Untuk semua ukuran frame (bagi pemasang perusahaan & professional), dapat menyertakan maksmimal:
- Dua (2) spesifikasi usaha
- Satu (1) alamat tempat tinggal
- Dua (2) nomor telepon
- Dua (2) nomor fax
- Satu (1) homepage dan email
 Perihal tujuan ucapan (kepada) maksimal 5 (lima). Mengingat penyesuaian akan estetika ketersediaan space dalam frame tersebut
 Untuk frame ukuran besar, baik bingkai dari Kompas maupun design sendiri, materi ucapan dapat ditujukan untuk orang/perusahaan yang berbeda, asalkan dari pengiklan yang sama.
Adapun syarat khusus yang berlaku, yaitu :
a. Perorangan/Keluarga  khusus frame ukuran B dan C, hanya dapat menyertakan satu foto dalam satu frame dengan ukuran :
 Lebar maksmimal 5cm (uk. 5cm x 2,5cm)
 Tinggi maksimal 3cm (uk. 2,5cm x 3cm)
 Materi foto dikirim dalam bentuk digital (jpeg/pdf, CMYK, resolusi minimal 300dpi)
b. Perusahaan & Profesional  hanya dapat menyertakan maksimal :
 Khusus ukuran B dan C dapat menyertakan 1 (satu) logo atau foto dalam satu frame
c. Frame Besar (mempergunakan design mandiri)  harap memperhatikan persyaratan tambahan berikut ini :
 Jenis huruf dan ukuran sesuai dengan standar Kompas minimal 7 point
 Dapat menyertakan 1 (satu) logo atau foto dalam satu frame
 Design dikirim dalam bentuk digital berupa file JPEG atau PDF, minimal 300dpi (high resolution), black only.
 Ukuran harus sesuai, yaitu 4 kolom (142,5mm) x 160mm
 Design yang dikirimkan akan dicek kembali dan disesuaikan dengan standar Kompas agar layak tayang
 Dapat menyertakan tagline perusahaan
  Biro Iklan Aulia Advertising Http://aulia_advertising.blogspot.com
Jl. H. Rean Perum Pamulang Regency Blok B 1 No 15 Benda Baru Pamulang Tangerang Selatan, 15417 Telp 021 3335 4997, 9347 6893, 0813 8468 1151

Jumat, 02 Januari 2015

Renugan Hidup

KETIKA MARAH DENGAN ISTRIMU, PANDANGI DIA KETIKA TIDUR

“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah.
Tak ada orang yang menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar malaikat yang menjawab salamku,” begitu pikirnya. Melewati ruang tamu yang temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian.
Sejauh ini, tidak ada satu orang pun anggota keluarga yang terbangun. Rupanya semua tertidur pulas. Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tidak ingin mengganggu tidur istrinya.

Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadirannya. Kemudian Amin duduk di pinggir tempat tidur. Dipandanginya dalam-dalam wajah Aminah, istrinya. Amin segera teringat perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia menikah. Kakeknya mengatakan,
Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan maumu.
Karena kamupun juga tidak sama persis dengan maunya.
Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda.
Bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.
Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, maka lihatlah ketika istrimu tidur....

“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Amin kala itu.
“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya singkat.

Waktu itu, Amin tidak sepenuhnya memahami maksud kakeknya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.

Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu. Memandaginya menyeruakkan berbagai macam perasaan.
Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata. Dalam batin, dia bergumam,

“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yang leluasa beraktifitas, banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Aku yang menjadikanmu seorang istri. Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dengan banyak aturan. Dan aku pula yang menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan. Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.

Wahai istriku, engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yang memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, untuk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga memelihara rumahku. Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku, kau buang egomu untuk menaatiku, kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.

Wahai istriku, dikala susah, kau setia mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yang mengingatkanku. Ketika salah, kau yang menasehatiku.

Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki. Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu?
Dengan alasan apa aku perlu marah padamu?
Andai kau punya kesalahan atau kekurangan, semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan airmata. Akulah yang harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu, itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah. Karena kau insan, bukan malaikat.

Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama untuk membawa bahtera rumahtangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah swt. Segala puji hanya untuk Allah swt yang telah memberikanmu sebagai jodohku.”

Tanpa terasa airmata Amin menetes deras di kedua pipinya. Dadanya terasa sesak menahan isak tangis. Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan. Tak lama kemudian iapun terlelap.

***
Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali. Aminah, istri Amin, terperanjat
“Astaghfirullaah, sudah jam dua?”
Dilihatnya sang suami telah pulas di sampingnya. Pelan-pelan ia duduk, sambil memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan. “Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatangannya. Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa. Sudah makan apa belum ya dia?” gumamnya dalam hati.

Mau dibangunkan nggak tega, akhirnya cuma dipandangi saja. Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya. Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya hatinya yang bicara.

“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku. Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku. Begitu besar harapan kusandarkan padamu. Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.

“Wahai suamiku, ketika aku sendiri kau datang menghampiriku. Saat aku lemah, kau ulurkan tanganmu menuntunku. Dalam duka, kau sediakan dadamu untuk merengkuhku. Dengan segala kemampuanmu, kau selalu ingin melindungiku.

“Wahai suamiku, tidak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku. Tidak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu. Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal tidak menyurutkan langkahmu. Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

“Lalu, atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu, dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu? Seberapapun materi yang kau berikan, itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu. Jika kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku, tapi kesungguhanmu beramal shaleh membanggakanku. Tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah membahagiakanku.

“Maafkan aku wahai suamiku, akupun akan memaafkan kesalahanmu. Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah yang telah mengirimmu menjadi imamku. Aku akan taat padamu untuk mentaati Allah swt. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”

Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota'ayun waj'alna lil muttaqiina imaamaa.

Share buat yang sudah berkeluarga, buat yang sayang istri or suami wajib share