Nomor :
001/PHBI/16/2014
Pamulang, 16 Januari 2014
Lampr
: -
Hal
: UNDANGAN
Kepada YTh.
Bapak/Ibu Warga Pamulang Regency
Di
Tempat.
Assalamu’alikum Wr. Wb.
Mengharap
kehadiran Bapak / Ibu / Kaum Muslimin & Muslimat / Tokoh Masyarakat
di Perumahan Pamulang Regency dalam rangkang Peringantan Hari Besar Islam Maulid
Nabi Muhammad SAW di Perum Pamulang Regency, Benda Baru, Pamulang
akan menyelanggarakan Tabligh Akbar, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari
: Kamis
Tanggal
: 16 Januari 2014
J a
m :
19.30 (Ba’dal Isya’)
Tempat
: Di Fasus dan Pasos Warga Pamulang Regency
Pembicara : KH. Eswin Al Zuanda
Dengan diiringi Shalawat Badar
Demikian
Undangan ini kami sampaikan, atas kehadirannya diucapkan terima kasih.
Dalam Rangka meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT
dan kecintaan kepada Rasululloh SAW serta mempererat Ukhuwah Islamiyah sesama
umat Islam khususnya dilingkungan Komplek Pamulang Regency dan umumnya
diwilayah RW 05 Kelurahan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan. Dipandang
perlu untuk melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada setiap
tahun. Dan kegiatan ini telah diagendakan dalam kalender kegiatan rutin setiap
tahunnya yang dilaksanakan oleh pengurus bidang Kerohanian Komplek Pamulang
Regency disamping kegiatan Hari – Hari Besar Islam Lainnya. Dalam Peringatan
Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun ini pelaksanaanya diprakarsai oleh Pengurus
Bidang Kerohanian danpengurus RT 08/05
komplek Pamulang Regency.
II.
NAMA KEGIATAN
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw
III.
TEMA KEGIATAN
Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari kita Jadikan Akhlak Nabi Muhammad SAW
sebagai teladan dalam mewujudkanmasyarakat yang rukun, aman dan damai, serta untuk mempererat hubungan
Silaturahmi antar wargaPamulang Regency
IV.
MAKSUD DAN TUJUAN
Media silaturrahmi warga
Pamulang Regency
Motivasi bagi warga pamulang
regency untuk meningkatkan diri
agar menjadi lebih baik.
Sebagai fasilitator untuk
menumbuhkan rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW.
V.
PENYELENGGARA
Acara ini diselenggarakan oleh :
Warga Perum Pamulang Regency, Rt
08/05 Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.
VI. PELAKSANA
Panitia Penyelenggara Seluruh Warga
Perum Pamulang Regency
VII.
WAKTU DAN TEMPAT
Acara ini Insya Allah akan
diselenggarakan pada:
Hari
: Kamis, 14 Rabiul Awal 1435 H
Tanggal : 16
Januari 2014 M
Pukul
: 18.30 – selesai
Tempat
: Pasum dan Pasos Perum Pamulang Regency
VIII. SASARAN
KEGIATAN
1.Seluruh
Warga Perum Pamulang Regency
2.Masyarakat
Sekitar Perum Pamulang Regency
IX. SUSUNAN
ACARA
Adapun susunan acaranya :
1. Pembukaan
2. Pembacaan Kalam Illahi oleh Santri Al Hasr
3. Sambutan-sambutan
1.Ketua Pelaksana
2.Ketua RT
3.Pembacaan Shalawat Al Badar
4.Mau’idoh Khasanah
serta do’a Oleh KH. Eswin Al Zuanda
Demikian Proposal Kegiatan Maulid Nabi ini kami buat.
Harapan kami agar kegiatan ini mampu menjadi motivasi dan inspirasi. Motivasi
agar warga pamulang regency mendatang menjadi lebih baik dari sekarang serta selalu
bersemangat untuk menjalankan syariat Islam. Inpirasi bagi seluruh masyarakat
atau umat islam umumnya dan khususnya bagi warga pamulang regency untuk selalu
berusaha meningkatkan diri dan berusaha untuk selalu mencontoh pribadi
Rasulullah saw.
Akhirnya hanya kepada Allah semata semua urusan diserahkan
dan hanya kepada-Nyalah hamba mengharap pertolongan. Semoga segala apa yang
kita lakukan mendapatkan kemudahan dan kesuksesan serta dengan harapan agar
kegiatan ini dicatat di sisi Allah sebagai amal ibadah yang senantiasa
diridhoi-Nya. Amin
Ketika minum obat ternyata ada beberapa minuman yang
dilarang untuk di minum dan jika di minum bersamaan dengan obat maka akan
menimbulkan efek samping yang sangat berbahaya bagi kesehatan anda nah anda
ingin tahu minuman apa aja yang dilarang untuk di minum ketika anda minum obat
simak 5 Minuman Yang dilarang Ketika Minum Obat berikut ini.
Kafein dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang
serius jika diminum dengan stimulan. Hindari meminum secangkir kopi saat sedang
mengonsumsi efedrin (penekan nafsu makan), obat asma dan amfetamin. Beri jarak
2-3 jam setelah minum obat, baru minum kopi. Minuman isotonik Kalium dalam
minuman ini dapat berbahaya bila digabungkan dengan obat untuk penyakit gagal
jantung atau obat-obatan hipertensi. Hindari pisang juga, karena pisang juga
sangat kaya akan kalium.
Banyak orang mengetahui jika kafein biasa terdapat dalam kopi atau minuman
berenergi. Padahal tidak hanya disitu, zat kafein juga banyak ditemukan dalam
kandungan teh, khususnya teh hijau. Makanya agar tidak salah , hindarilah minum
kopi atau teh ketika meminum obat. Menurut pakar kesihatan, kafein berbahaya
jika diminum dengan obat yang mengandung stimulah. Biasakan untuk tidak meminum
minuman berkafein saat memakn pil penekan nafsu makan atau diet, obat asma atau
amfetamin. Jika Anda seorang penggila kafein, tunggu 2 hingga 3 jam setelah
meminum obat.
Interaksi obat dengan makanan tertentu yang Anda makan dapat mempengaruhi
fungsi obat yang Anda minum sehingga obat tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Interaksi ini dapat menyebabkan efek yang berbeda-beda, dari mulai peningkatan
atau penurunan efektivitas obat sampai efek samping.
Jenis makanan atau minuman tertentu juga dapat menunda, mengurangi atau
meningkatkan penyerapan obat.
Itulah sebabnya mengapa beberapa obat harus diminum pada waktu perut kosong (1
jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan) dan beberapa obat lain sebaiknya
diambil bersamaan dengan makanan.
Sebagai contoh, kafein –seperti yang
terkandung di kopi—dapat meningkatkan risiko overdosis antibiotik tertentu
(enoxacin, ciprofloxacin, norfloksasin).
Maka, untuk menghindari keluhan palpitasi, tremor, berkeringat atau halusinasi,
yang terbaik adalah, menghindari minum kopi, teh atau soda pada masa
pengobatan.
2. Semua Jenis Susu
Hampir semua orang suka minum susu, tapi walau diklaim menyihatkan. Jangan
pernah coba-coba meminum obat menggunakan air susu. Kandungan zat di dalam susu
akan mengurangi daya serap antibiotik dalam tubuh sekaligus menghambat
penyerapan beberapa komponen tertentu dalam obat. Tidak hanya itu, kandungan
kalsium pada susu juga dapat mengganggu efekt obat. Jadi saat mengkonsumsi
obat, biasakanlah untuk menghindari konsumsi susu, setidaknya hingga 4 jam
kedepan.
Jangan minum obat dengan susu’ kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan
oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh
dicampur dengan obat? Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa
menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh
tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke
dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi
untuk pengobatan.
Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat
dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi
lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam
tubuh seperti kalsium.
Beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan
bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau
antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.
Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan,
hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi
penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti
petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat
sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.
3. Jus Pomegranate (Delima), Jus Grapefruit dan Segala Jenis Jus Lainnya
Saat sedang sakit, buah dan obat menjadi salah satu asupan yang ampuh untuk
mengembalikan kondisi tubuh. Ya, vitamin pada buah-buahan membuat tubuh lebih
fit. Terutama obat, dapat segera menyembuhkan penyakit. Namun sering kali orang
yang sedang sakit minum obat bersamaan waktu dengan minum jus. Padahal, minum
obat bersamaan dengan jus dapat menghilangkan efek khasiat obat yang diminum.
Kesimpulan ini didapat berdasarkan penelitian dari Universitas Western Ontario,
Kanada oleh Prof. David Bailey. Hasil penelitian ini membuktikan bawa jus dapat
mengganggu ketahanan tubuh dalam menyerap sari obat. Penelitian ini dilakukan
pada sejumlah orang yang diminta meminum obat dengan air putih dan jus buah.
Setelah diteliti, ternyata orang yang meminum obat dengan air putih mampu
menyerap kandungan obat dengan penuh. Kemudian, orang yang meminum obat dengan
jus hanya mampu menyerap sebagian kandungan obat. Menurutnya, jus buah yang
dapat mengurangi serapan obat adalah jus jeruk, jus apel, dan jus anggur.
Sedangkan obat yang kurang terserap akibat jus tersebut adalah obat antikanker,
darah tinggi, jantung, dan obat-obat antibiotik lainnya.
Agar obat menyerap penuh kedalam tubuh, hindarilah mengkonsumsi jus di waktu
yang sama. Sayang kan, jika kita meminum obat namun kurang berkhasiat. Akan
lebih baik jika diseling waktu antara minum jus dan minum obat. Bagaimana
pendapat Anda?
Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus pomegranate (Delima)
Menurut pakar jus delima tidak boleh digunakan untuk meminum obat. Zat yang
terdapat dalam jus tersebut dapat memperlambat kecepatan hati untuk memecah
pengencer darah dan menyebabkan berkurangnya efeks obat. Tidak hanya itu, para
pakar juga menemukan bahwa enzim di dalam jus delima dapat memecah resep obat.
Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus Grapefruit
Grapefruit bukanlah anggur. Namun, buah ini juga tidak dapat disamakan dengan
jeruk Bali. Sejatinya jus grapefruit punya karakteristik dan manfaat hebat
untuk tubuh. Tapi akan menjadi hal berbeza jika Anda mengonsumsinya untuk minum
obat. University of Western Ontario menemukan bahawa meminum jus grapefruit
dapat mengganggu kinerja lebih dari 50 obat. Jus ini boleh meningkatkan penyerapan
obat-obatan tertentu serta dapat mengubah dosis obat yang diminum dari dosi
normal menjadi dosis berlebihan. Maka dari itu, hindarilah minuman ini jika
Anda tidak ingin mengalami over dosis.
4. Minuman Isotonik
Saat kita merasa lelah dan haus selesai beraktivitas, tentunya kita ingin
meneguk minuman yang segar dan rnampu mengembalikan stamina tubuh dengan cepat.
Maka minuman isotonic, pun menjadi salah satu pilihan. Disamping rasanya yang
bervariasi, minuman isotonic juga mengandung ion, yang dipercaya dapat cepat
menggantikan cairan tubuh yang hilang. Saat ini, banyak minuman isotonik di
pasaran bebas dengan berbagai merek dan dapat dibeli dengan harga yang cukup
terjangkau.
Hindari minum obat untuk gagal jantung dan obat-obatan hipertensi dengan minuman
isotonik karena minuman ini mengandung kalium. Selain itu, kalium yang tinggi
juga terdapat pada buah pisang. Kalium berguna bagi penderita hipertensi,
tetapi apabila asupan kalium malah berlebihan boleh membahayakan si penderita.
5. Minuman Bersoda
Orang tua saya pernah bilang katanya kalau ingin atau setelah minum obat tidak
boleh minum minuman bersoda, misalnya pepsi, coca cola, dll . karena berbahaya
dan bisa menyebabkan keracunan, kematian, dll.
Soda memang bukan minuman yang baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan
kegemukan, osteoporosis bahkan mengurangi jumlah sperma. Tapi benarkah minum
obat dengan soda dapat menyebabkan kematian mendadak?
“saya kira harusnya minum obat pakai soda bukan penyebab kematian mendadak.
Harus dicari dulu cod (cause of death), dipelajari orang tersebut pernah sakit
apa,” jelas dr. Tunggul d situmorang, sppd,kgh, ahli ginjal dan direktur rs pgi
cikini.
Menurut dr. Tunggul, meminum obat dengan menggunakan soda bukanlah suatu
penyebab terjadinya kematian mendadak, karena hal-hal yang bisa memicu kematian
mendadak antara lain: Serangan jantung, stroke,emboli (pembentukan gelembung
udara atau masuknya benda asing di aliran darah yang menyebabkan aliran darah
tersumbat)
gagal napas “memang ada reaksinya, tapi nggak ada ceritanya seperti itu (minum
obat dengan soda) bikin mati,” tegas dr tunggul yang juga menjabat sebagai
direktur mrccc siloam hospital semanggi.
Tapi meski tidak menyebabkan kematian mendadak, minum obat memang tidak
dianjurkan dengan menggunakan soda atau minuman lain seperti susu, kopi, teh
dan jus. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk minum obat dengan air
putih karena air putih bebas dari kandungan bahan kimia sehingga tidak
menimbulkan kontraksi.
Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi
seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus
diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu
dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.
Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat
dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi
lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam
tubuh seperti kalsium.
Minum obat sebaiknya juga tidak menggunakan susu, karena beberapa obat seperti
keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu.
Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga
mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.
Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa
seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi
sehingga mempengaruhi penyerapannya.
Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air
putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak
mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan
obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi
lebih baik dan lebih mudah.
Selain itu, sebaiknya orang juga mengurangi atau sama sekali tidak minum soda.
Tak ada manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari soft drink atau minuman
bersoda. Yang anda dapatkan hanyalah banyak kalori yang tidak berguna. Minuman
bersoda juga membawa dampak buruk bagi kesehatan.
6. Minuman Beralkohol (Wine)
Satu gelas minuman beralkohol semisal Wine yang dikonsumsi bersamaan dengan
meminum obat diklaim dapat menyebakan hipertensi, jantung berdetak cepat, sakit
kepala hingga serangan stroke. Nah, jika Anda masih sayang dengan nyawa Anda,
jangan pernah sekalipun mencampurkan minuman ini dengan konsumsi obat.
Meski tidak semua jenis minuman berbahaya jika diminum bersamaan dengan obat,
namun minuman yang paling baik dan dianjurkan adalah air mineral. Lagipula Anda
tentu tidak ingin obat yang dibeli mahal itu tidak berguna bukan?